Archive for Juni, 2014


Selama ini kita memaknai sila pertama Pancasila “Ketuhanan yang Maha Esa” sebagai pengakuan pada Tuhan yang Satu. Namun apa arti sesungguhnya Esa?

Nyatanya kata “Esa” yang diambil dari bahasa Sanskrit (Sanskerta) tidak mengartikan tunggal, atau satu.

Kata satu dalam bahasa sansekerta adalah EKA , bukan ESA. Lihat saja di semboyan Bhinneka Tunggal IKA. Bukan Bhinneka Tunggal ESA

Esa itu tidak sama dengan Eka.
Esa itu adalah kata ambilan dari bahasa Sanskrit yang bentuk kata bendanya adalah Etad artinya Suchness, as this, as it is.  Untuk lebih jelasnya, bisa lihat di link berikut: http://sanskritdictionary.org/esa

Maka, bagaimana kita memaknai kata “Esa” pada sila pertama? Mengapa para pendiri bangsa secara SADAR menggunakan kata tersebut dan bukan “Eka”?

Sekiranya, pidato Soekarno di bawah ini bisa menjelaskan hal tersebut.

Prinsip yang kelima hendaknya: Menyusun Indonesia Merdeka dengan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa.

Prinsip Ketuhanan! Bukan saja bangsa Indonesia bertuhan, tetapi masing-masing orang Indonesia hendaknya bertuhan Tuhannya sendiri. Yang Kristen menyembah Tuhan menurut petunjuk Isa al Masih, yang Islam bertuhan menurut petunjuk Nabi Muhammad s.a.w., orang Buddha menjalankan ibadatnya menurut kitab-kitab yang ada padanya. Tetapi marilah kita semuanya ber-Tuhan. Hendaknya negara Indonesia ialah negara yang tiap-tiap orangnya dapat menyembah Tuhannya dengan cara yang leluasa. Segenap rakyat hendaknya ber-Tuhan secara kebudayaan, yakni dengan tiada “egoisme-agama”. Dan hendaknya Negara Indonesia satu Negara yang bertuhan!

Marilah kita amalkan, jalankan agama, baik Islam, maupun Kristen, dengan cara yang berkeadaban. Apakah cara yang berkeadaban itu? Ialah hormat-menghormati satu sama lain.

Nabi Muhammad s.a.w. telah memberi bukti yang cukup tentang verdraagzaamheid, tentang menghormati agama-agama lain. Nabi Isa pun telah menunjukkan verdraagzaamheid. Marilah kita di dalam Indonesia Merdeka yang kita susun ini, sesuai dengan itu, menyatakan: bahwa prinsip kelima dari pada Negara kita, ialah Ketuhanan yang berkebudayaan, Ketuanan yang berbudi pekerti yang luhur, Ketuhanan yang hormat-menghormati satu sama lain. Hatiku akan berpesta raya, jikalau saudara-saudara menyetujui bahwa Negara Indonesia Merdeka berazaskan Ketuhanan Yang Maha Esa!

Memahami ke-Esa-an Tuhan
Bangsa Indonesia yang berdasar Pancasila terbentuk dengan kekayaan budaya, bahasa, suku, serta agama/kepercayaan. Sehingga, negara yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa berarti negara mengakui setiap orang mempercayai keberadaan Tuhan-nya sesuai apa yang di-imani.

Dan Ketuhanan Yang Maha Esa artinya adalah Tuhan as it is. Tuhan dalam diriNya sendiri. Bukan “Tuhan” sebagai obyek akal kita. Tentu berbeda antara menyikapi Tuhan-as-it-is dengan Tuhan-as-obyek-akal. Kesemena-menaan dan kekerasan itu timbul karena SI OKNUM menganggap pengertian-akal-anda-tentang-Tuhan adalah Tuhan itu sendiri, sehingga mengabsolutkan pemahaman sekte SI OKNUM.

Jadi bisa kita simpulkan disini bahwa pihak yang menolak KeMaha-Esaan Tuhan adalah pihak yang semena-mena memaksakan pengertian Tuhan menurut kelompoknya sendiri, mengingkari keberagaman apa yang hadir mendunia as it is.

Mengapa Esa berubah makna?
Indikasi perubahan arti Esa sebagai “Satu” atau “Tunggal” kemungkinan pada masa pemerintahan Orde Baru. Pergeseran arti juga terjadi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.

esa num tunggal; satu;– hilang, dua terbilang, pb berusaha terus dng keras hati hingga maksud tercapai; berbilang dr — , mengaji dr alif, pb melakukan sesuatu hendaknya dr permulaan;

beresa-esaan /ber·e·sa-e·sa·an/ v 1 cak berada seorang diri saja; 2 merasa lengang;

mengesakan /meng·e·sa·kan/ v menjadikan (menganggap) satu: ~ Tuhan (mengakui bahwa Tuhan hanya satu);

keesaan /ke·e·sa·an/ n sifat yg satu: ~ Tuhan

Setelah membaca artikel ini, semoga wawasan kita bertambah. Serta menyadari, para pendiri bangsa mengerti begitu banyaknya kepercayaan di Nusantara ini. Pancasila adalah pemersatu.

Ketika kita menyebut pendiri bangsa, tidak hanya Soekarno-Hatta, atau BPUPKI, melainkan juga para ulama, kyai, pendeta, pastor, yang memberi sumbang saran selama masa pra-kemerdekaan.

Bagi umat Islam, atau agama lain hendaknya memahami tenggang rasa, tepo seliro terhadap kepercayaan lain. Tetap berpegang pada inti pemahaman:Lakum Dinukum Waliyadin’.  Pemaksaan kehendak dan mememberi label kafir bukanlah hak kita sebagai manusia, hanya Allah SWT yang punya wewenang.

———————-
Artikel ini bersumber dari sebuah thread di kaskus. Sekiranya juga menjadi pengingat pada Hari Lahir Pancasila 1 Juni, serta keprihatinan apakabardunia terhadap kekerasan rasis yang terjadi di beberapa daerah belakangan ini.

Sumber : http://www.apakabardunia.com/2014/06/esa-pada-sila-pertama-bukan-berarti-satu.html

Iklan

Kecerdasan otak memang merupakan salah satu faktor yang menunjang untuk kita berfikir secara cepat dan tanggap. Namun tidak selamanya otak kita ini selalu cerdas. Kadang kala orang yang cerdas sekalipun dapat mengalami kebodohan.

Tahukah kamu apa penyebab kebodohan tersebut? Ya, mungkin tanpa kita sadari dari sekian banyak kebiasaan-kebiasaan yang kita lakukan ini dapat menyebabkan penurunan tingkat intelegensi.

Salah satunya dari kebiasaan buruk, bahkan mungkin makanan dan minuman yang kita konsumsi dapat membuat tingkat intelegensi otak menurun sehingga dapat membuat kita menjadi bodoh. Untuk itu, ketahuilah beberapa hal yang perlu kamu hindari, agar tingkat intelegensi kamu tidak semakin menurun.

1. Bekas Botol Air Mineral

https://alfinarifin.files.wordpress.com/2014/06/58ffd-minuman-kemasan.jpg

Menyimpan air di dalam bekas botol plastik air mineral juga dapat menurunkan tingkat intelegensi otak. Botol yang seringkali dipakai akan mengalami peleburan sehingga zat karsinogen itu bisa masuk ke air yang kita minum. Jika hal ini dilakukan secara terus-menerus, zat karsinogen yang kita minum tersebut akan membuat kecerdasan kita menurun.

2. Sate

https://wisatakebumen.files.wordpress.com/2012/05/sate-ambal-2.jpg?w=400&h=268

Mengkonsumsi sate secara terus menerus ternyata tidak baik untuk kesehatan tubuh dan kecerdasan otak kita. Sate yang dibuat dengan cara dibakar diatas api dari arang inilah yang dapat menurunkan tingkat intelegensi otak kita sehingga otak sulit untuk berfikir.

Untuk itu, jika kamu mengkonsumsi sate sebaiknya juga didampingi dengan makan mentimun agar kadar zat karsinogen yang berasal dari arang tersebut dapat dinetralkan kembali.

3. Udang dan Vitamin C

https://i2.wp.com/www.prestasibimbel.com/images/photos/Artikel/makanan_penyebab_bodoh_03.jpg

Mengkonsumsi udang dan Vitamin C memang diketahui baik untuk asupan makanan dalam tubuh. Namun tahukah kamu ternyata jika kamu mengkonsumsi udang bersamaan dengan Vitamin C dapat membuat kita kecerdasan kita menurun. Hal ini dikarenakan sel-sel stimulus otak menjadi gampang terganggu sehingga menurunkan tingkat intelegensi otak kita.

4. Mie Instan

https://i2.wp.com/babarsari.org/wp-content/uploads/2014/03/Kandungan-Mie-Instan.jpg

Mie instan memang merupakan salah satu makanan yang praktis dan ekonomis. Namun dibalik keekonomisan mie instan ini ternyata dapat membuat kamu menjadi bodoh. Hal ini dikarenakan di dalam mie instan mengandung zat lilin yang berbahaya bagi tubuh dan dapat menururnkan tingkat intelegensi otak kita.

5. Kopi

https://alfinarifin.files.wordpress.com/2014/06/ce9e3-aa-kopi009.jpg

Meminum kopi ternyata dapat membuat kerja otak kita menurun. Menurut hasil penelitian bahwa kopi mengandung kafein yang dapat memperlambat kinerja otak untuk berfikir ddan menerima informasi baru.

Nah, dari kelima hal diatas. Sebaiknya kamu harus bisa menghindari atau minimal menguranginya, agar tingkat intelegensi kamu tidak menurun.

Sumber : http://palingseru.com/31860/5-hal-ini-bisa-bikin-kamu-jadi-bodoh[/embed]

Bumi berotasi dengan kecepatan 1600 km/jam. Sejarah menunjukkan, rotasi bumi melambat 2 detik tiap 100 ribu tahun. Eksperimen ini mempercepat perlambatan itu untuk melihat efeknya pada kehidupan di bumi sebesar 1 km/jam per hari. Perlambatan hingga berhenti total dirancang memakan waktu 5 tahun. Berikut adalah hal-hal yang akan terjadi jika bumi berhenti berputar:

1. Kekacauan Navigasi Pesawat

Satelit ikut berputar di atas bumi menyesuaikan dengan waktu di darat. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan satelit keliru memposisikan pesawat, dan pesawat akan mendarat di tempat yang tidak seharusnya.

Dengan kata lain, akan terjadi banyak kecelakaan pesawat terbang. Penerbangan hanya digunakan untuk yang penting-penting saja. Penumpang dipaksa mencari alternatif transportasi. Akibatnya, kereta api, kapal laut, dan bus penuh sesak.

2. Pertambahan durasi hari

Perlambatan rotasi bumi menyebabkan perpanjangan hari. 1 hari bukan 24 jam lagi, tapi akan bertambah menjadi 28 jam setelah 5 bulan. Jam sudah tidak bisa diandalkan lagi.

3. Bumi Menjadi Tidak Bulat Sempurna

Rotasi bumi membuat bumi tidak bulat sempurna tapi agak lebar di khatulistiwa karena putarannya. Yang melebar adalah laut yang terkumpul di khatulistiwa.

4. Banjir dan Kekeringan

Kalau rotasi melambat, laut akan mengalir ke kedua kutub yang menyebabkan banjir di Eropa dan surut di khatulistiwa termasuk Indonesia.

5. Naiknya Tekanan Udara

Bukan cuma laut, udara bakal mengalir ke khatulistiwa dan menyebabkan naiknya tekanan udara. Paru-paru kita di Indonesia bisa pecah menghirup udara seperti itu. Sebaliknya, di belahan bumi utara dan selatan sudah seperti tinggal di gunung, udaranya tipis. Anak-anak dan orang tua akan merasa tersiksa.

6. Terganggunya Kehidupan Flora & Fauna

Hewan yang bermigrasi akan kebingungan dengan hari yang terus bertambah panjang dan akhirnya mati kepanasan atau kedinginan. Tanaman juga tersiksa dengan terik matahari yang lebih panjang dari pada biasanya dan juga oleh dinginnya malam yang panjang.

7. Aktivitas Geologi Bertambah Ekstrim

Gempa bumi dan gunung meletus di lokasi yang biasanya aman. Penyebabnya adalah gesekan yang timbul oleh lapisan-lapisan bumi yang perlambatannya berbeda-beda.

8. Melemahnya Medan Magnet Bumi

Putaran inti bumi menghasilkan medan magnet yang melindungi bumi dari radiasi matahari. Tapi kalau sudah melambat, medan magnet ini akan melemah dan radiasi matahari bebas masuk dan membuat kanker kulit pada manusia.

9. 1 Hari = 13 Hari Normal

Setelah melewati masa 4 tahun, 1 hari menjadi sama dengan 13 hari normal. Semua manusia mengalami jet lag permanen, tidak bisa tidur karena masih terang. Eropa, Amerika selatan, dan Afrika bagian selatan akhirnya tenggelam total.

10. Munculnya Benua Baru

Di khatulistiwa, muncul benua baru dari surutnya laut. Sumatera, Jawa, dan Kalimantan terhubung oleh dangkalan Sunda, sedangkan Papua dan Australia terhubung oleh dangkalan Sahul. Orang-orang berbondong-bondong pindah ke tanah baru yang tidak banjir dan masih bisa bernafas lega. Kapal laut kandas ke dasar laut yang kering.

11. Cuaca Menjadi Sangat Ekstrim.

Karena sinar matahari berlangsung lama, maka badai bisa berlangsung berminggu-minggu lamanya.

12. Satu Hari Sama Dengan Setahun

Akhirnya setelah 5 tahun, bumi berhenti total tapi masih berevolusi (mengelilingi matahari). 1 hari = tahun, terdiri dari 6 bulan siang yang bisa mencapai 50 derajat celsius dan 6 bulan malam yang suhunya sampai -50 derajat celsius (lebih dingin daripada kutub sekarang).

13. Hancurnya Populasi Manusia

Jumlah manusia yang tewas mencapai 6 miliar orang (hampir semuanya). Mungkin ada sedikit orang yang pindah ke daerah yang tidak kebanjiran dan tekanan udaranya nyaman. Kutub bakalan malam sepanjang tahun. Banyak juga tanaman dan hewan yang punah.

Syukurnya, hingga saat ini bumi masih sedikit bersahabat kepada kita walaupun kita telah membuat kerusakan di sekelilingnya. Tapi simulasi ini memberitahukan bahwa rotasi bumi bukan hanya untuk siang dan malam saja, tapi ternyata sangat banyak kontribusinya untuk berlangsungnya kehidupan di planet ini.

Sumber : http://www.apakabardunia.com/2014/06/hal-hal-yang-terjadi-jika-bumi-berhenti.html[/embed]