Archive for Januari, 2014


Pada Minggu ketiga bulan Januari kegiatan disana adalah saya mencoba mencari inisiatif untuk mengajari simulasi digital pada anak-anak ekskul yang saya bina disana yaitu paskibra. Sebab masih belum mendapatkan kelas yang tepat untuk dimasuki. Disamping itu sekolah masih sedang sibuk menyiapkan Try Out untuk kelas XII. Saya coba sisipi materi tentang simulasi digital pada mereka diluar jam latihan mereka. Hanya beberapa jam saja dan itu dilakukan saat pulang sekolah..

 

 

Pada laporan magang di minggu kedua ini saya masih mengerjakan tugas dari ketua jurusan TKJ yaitu menyiapkan PC untuk ujian anak-anak kelas XII. pada minggu ini saya di temani oleh adek kelas saya dari Politeknik Kota Malang yang juga membantu saya di SMKN 5  Malang. Lalu kita mulai merencanakan tentang pengajaran dan membagi tugas siapa yang akan mengajarkan SIMDIG, dan siapa  yang bertugas mengajar tentang Jerman Ambassador Cup / Android. Karena adek kelas saya dahulu basicnya adalah jurusan pemrograman maka untuk android saya serahkan pada adek kelas saya tersebut.

Lalu ia menemui kepala jurusan RPL dan menjelaskan serta menawarkan tentang program kerja kami selama magang di SMKN 5 Malang yang salah satunya adalah coding android untuk membuat suatu aplikasi yang berhubungan dengan Negara Jerman. Ia juga menjelaskan tentang apa-apa saja yang harus dipersiapkan dan apa-apa saja yang akan diperoleh setelah proses magang kami ini selesai. Salah satunya yaitu terpilihnya beberapa siswa yang aplikasinya dinilai bagus dan bisa untuk ditandingkan dengan aplikasi-aplikasi yang dibuat oleh SMA/SMK lainnya di Kota Malang. Lalu nantinya bisa ditandingkan juga dengan sekolah-sekolah lain dan hasilnya adalah beberapa pemenang yang nantinya aplikasi mereka akan dippresentasikan diluar Indonesia.

Sekian laporan saya pada minggu kedua ini..
sekian dan terimakasih.

Atraksi berjalan di atas api belakangan marak jadi sajian wisata. Yang dipertunjukkan kemampuan melangkah di atas bara yang panas, seolah-olah perlu kesaktian khusus agar tak terluka. Sebenarnya siapapun bisa meakukannya, tapi bagaimana dan apa rahasianya?

Sebenarnya, atraksi tersebut tidak pernah menggunakan api yang benar-benar berkobar. Mereka menggunakan api yang berasal dari potongan kayu sehingga yang diinjak pelaku hanyalah arang yang berpijar.

Potongan-potongan kayu terdiri dari banyak senyawa karbon, beberapa molekul organiknya mudah menguap, termasuk menguapkan air. Ketika dipanaskan, molekul organik akan menguap karena panas yang dikeluarkan api akan menguapkan semua senyawa organik volatil (mudah menguap) dan air. Setelah terjadi pembakaran dan semua molekul organik menguap, yang didapatkan kemudian hanya senyawa karbon yang hampir murni dan karbon adalah salah satu unsur yang ringan.

Struktur karbon yang ringan merupakan penghantar panas yang buruk sehingga dibutuhkan waktu yang relatif lama untuk dapat memindahkan panas dari bara ke kulit seseorang. Sebagai perbandingan, logam adalah penghantar panas yang cepat. Bara yang dihasilkan dari bahan logam dapat memindahkan panas dalam waktu seketika dan orang yang terkena bisa mendapat luka bakar yang parah.

Nah, demikianlah. Pelaku atraksi tidak berjalan di atas logam yang membara, melainkan berjalan di atas arang terbakar yang tertutup abu. Abu yang dihasilkan dari proses pembakaran juga bertindak sebagai penghambat panas atau lapisan isolator sehingga perpindahan panas ke kulit seseorang menjadi lebih lambat.

Kenyataan itu bukan berarti tidak mungkin membakar sama sekali karena perpindahan panas masih mungkin terjadi. Karenanya, pelaku atraksi semacam itu akan berjalan dengan cukup cepat sehingga waktu kontak dengan arang akan lebih pendek dan kaki tidak akan mendapat panas yang cukup untuk membakar kulitnya.

Jadi, gabungan faktor daya hantar arang terhadap panas yang buruk, insulasi (penghalang panas) dari abu, dan waktu kontak yang pendek antara kaki dengan arang memungkinkan pelaku atraksi berjalan di atas api tanpa terluka.

Walau demikian, kamu harus berlatih dan sebaiknya langsung belajar di tempat atraksi bersama ahlinya. Penjelasan saat praktek akan lebih bermanfaat guna mengurangi risiko luka bakar.

Sumber : http://www.apakabardunia.com/2014/01/ini-rahasianya-bisa-jalan-di-atas-api.html

Ini adalah hari pertama saya tepatnya tanggal 8 Januari 2014, karena hari sebelumnya saya mengalami sakit. Hari pertama magang saya diawali dengan mengajukan surat pengantar magang yang telah dibuat sebelumnya kepada pihak TU sekolah, dan alhamdulillah saat itu juga langsung diproses dan langsung diterima  dengan baik oleh pihak sekolah karena sebelumnya saya sudah pernah mengabdi dibagian teknisi pada jurusan TKJ di SMKN 5 Malang. Saat itu saya langsung menjelaskan pada pihak sekolah mengenai program kerja saya disana selama 4 bulan kedepan. Dan lagi-lagi disambut hangat oleh pihak sekolah karena akan sangat membantu sekali bagi sistem pembelajaran disana.

Setelah itu saya mendapatkan ruangan di jurusan TKJ (karena saya dahulu alumnus SMKN 5 Malang pada jurusan TKJ) jadi tidaklah mudah mengenali wajah-wajah para guru pengajar saya disana.Pada hari-hari pertama saya merancang program kerja saya selama disana. Tentunya juga dibantu oleh adek kelas D3 dari Poliktenik Kota Malang yang kebetulan dulu juga alumni SMKN 5 Malang jurusan RPL. Kita konsultasi juga dengan beberapa guru pengajar disana tentang jadwal pembelajaran disana.

Memerlukan waktu beberapa hari untuk merancangnya karena disamping adek kelas saya yang saat itu berbenturan dengan jadwal sidang Tugas akhirnya. Tetapi alhamdulillah ketua jurusan TKJ yang sudah sangat akrab dengan saya sudah memberi job untuk mengisi waktu sebelum mendapatkan kelas yang fiks untuk mengajar. Saya mendapatkan tugas untuk menyiapkan beberapa PC untuk dipergunakan ujian kejuruan anak-anak kelas XII jurusan TKJ.

begitulah Laporan magang minggu pertama saya..
sekian dan terimakasih.